Top
Selasa, 12 November 2024 | Edukasi

Mengajak anak-anak berpetualang mengenal udara adalah cara seru untuk memperkenalkan mereka pada dunia di sekitar dan mensyukuri karunia Tuhan atas udara yang segar. Melalui tema "Mengeksplorasi Udara," anak-anak usia 4-6 tahun dapat belajar banyak hal penting tentang udara, misalnya angin, udara bersih, polusi udara, dan bagaimana udara penting bagi kehidupan. Modul ajar ini dirancang untuk membuat pembelajaran menjadi menyenangkan dan eksploratif dengan melakukan aneka kegiatan yang variatif. Artikel Terkait:- RPP PAUD Tema Air Udara Api, Subtema Ciri dan Manfaat Air- Koleksi 15 Permainan Mudah Belajar Tentang Udara: Untuk PAUD Anak Usia 2-3 Tahun Modul Ajar Mingguan Topik: Alamku, Mengeksplorasi Udara Sub Topik: Belajar tentang Udara Waktu Belajar: 5 Hari Pembelajaran MARBEL TK DAN PAUD: Menyediakan Aneka Gims untuk Anak yang Mencerdaskan   - Hari 1: Mengenal Udara Anak didik menonton video tentang udara bersih. Anak didik mendiskusikan video tentang udara bersih. Anak didik mendengarkan penjelasan guru tentang ciri utama udara, yaitu: Tidak terlihat (Tidak bisa dilihat langsung oleh indera penglihatan / mata) Dapat bergerak (Udara bergerak disebut angin) Mengisi ruang kosong (Udara selalu mengisi ruang atau wadah yang ditempatinya) Anak didik melakukan eksperimen tentang ciri udara tersebut, yaitu: Bermain Kipas-kipas: Anak didik mengipasi benda ringan, misalnya potongan kertas, untuk merasakan gerakan udara. Eksperimen Balon: Isi balon dan lepaskan, biarkan anak didik melihat udara menggerakkan balon. Meniup Gelembung: Anak didik meniup air sabun dengan sedotan (benda berbentuk lingkaran) untuk melihat udara mengisi gelembung. Baca juga: Modul Ajar & RPPH PAUD / TK Usia 4 - 5 Tahun, Tema : Transportasi Udara - Kurikulum Merdeka Belajar Hari 2: Bermain dan Berlomba dengan Udara Anak didik melakukan aneka kegiatan bermain dan berkompetisi tentang udara, misalnya: Lomba Mengipas BalonAnak didik berlomba mengipas balon dari garis start ke garis finish. Membuat dan Bermain ParasutAnak didik membuat parasut dari bahan kantong plastik dan bandul berbahan kayu atau plastik (berbentuk orang-orangan). Kegiatan ini juga bisa dilombakan dengan cara mengukur lamanya waktu parasut melayang (yang melayangkan parasutnya paling lama adalah pemenangnya). Lomba Meniup Bola PlastikAnak didik berlomba-lomba meniup bola plastik dari satu titik ke titik lainnya. Lomba Menggerakkan Bola dengan Kipas Mini ElektrikAnak didik berlomba-lomba menggerakkan benda / bola dari satu titik ke titik lainnya dengan media kipas mini elektrik. Lomba Meniup BalonAnak didik berlomba-lomba meniup balon dalam waktu tertentu. Pemenangnya adalah yang bisa meniup balon paling besar dalam jangka waktu tertentu. Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Mengenal Angin, Cuaca - Kurikulum Merdeka Belajar Hari 3: Menjaga Kebersihan Udara Anak didik melakukan kerja bakti membersihkan taman sebagai “paru-paru sekolah” untuk membuat udara di sekitar sekolah semakin segar. Anak didik menanam tanaman yang dibawa dari rumah di taman sekolah. Anak didik membuat foto edukatif tentang kegiatan menjaga kebersihan udara, misalnya:- Menanam tanaman.- Membersihkan sampah di sekitar taman. Anak didik membuat poster tentang menjaga kebersihan udara. Dalam poster tersebut dicantumkan juga foto anak didik saat sedang melakukan kegiatan sebelumnya, lalu diberi tulisan dan dihiasi. Baca juga: RPP PAUD Tema Air Udara Api, Subtema Ciri dan Manfaat Api Hari 4: Melakukan Percobaan tentang Udara Percobaan Balon MengembangBahan yang dibutuhkan adalah balon, botol plastik, cuka, dan baking soda. Anak didik memasukkan cuka ke dalam botol yang ditambahkan baking soda. Lalu, dengan cepat memasang balon di mulut botol. Cuka dan baking soda akan bereaksi secara kimia, serta menghasilkan udara yang membuat balon mengembang. Percobaan Balon Mengapung dan BergerakSediakan untuk melakukan eksperimen ini, yaitu balon dan udara.Anak didik meniup balon dan melepaskannya bagian yang ditiup di atas air atau kolam. Biarkan anak didik mengamati dan mendapatkan penjelasan bahwa udara bisa menciptakan gerakan. Percobaan Aneka KipasSiapkan aneka kipas atau benda yang bisa berfungsi sebagai kipas, misalnya kipas, buku, kipas angin eletrik, dan lainnya.Gunakan peralatan di atas untuk menggerakkan benda-benda ringan, misalnya kapas atau potongan kertas. Baca juga: 7 Aktivitas Permainan PAUD Seru untuk Belajar Tema Air Hari 5: Beraktivitas tentang Udara Bersama Orang Tua Dalam pembelajaran ini, anak didik melakukan aneka kegiatan tentang udara bersama orang tua masing-masing, misalnya: Anak didik bersama orang tua melakukan senam dengan tema udara. Anak didik bersama orang tua menyanyikan lagu tentang udara dan membuat gerakannya (melakukan gerak lagu). Anak didik bersama orang tua jalan bersama ke wilayah di sekeliling sekolah dengan teman lainnya menikmati udara segar. Anak didik bersama orang tua melakukan kegiatan merawat taman. Anak didik bersama orang tua membuat layang-layang serta menghiasinya atau seni kerajinan tangan lainnya. Baca juga: 17 Kegiatan Belajar dan Bermain Air untuk Anak PAUD & TK Usia 1 - 2 Tahun Sumber Referensi: 1. Classmonitor.com. (2023). 726296d67e [1] 2. Kidescience.com. (2023). Fun science air experiments for kids [2]  

Jumat, 23 Februari 2024 | Edukasi

Modul Ajar dan RPPH untuk anak usia PAUD - TK kali ini membahas topik Cuaca Hujan atau Belajar Alam Semesta. Melalui aneka aktivitas yang menyenangkan, siswa belajar mengenal cuaca dan alam semesta yang luar biasa. A. Informasi Umum Semester : 1 Kelompok usia PAUD : 4-5 dan 5-6 Tahun Topik: Cuaca Hujan, Alam Semesta B. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu mensyukuri anugerah Tuhan berupa cuaca yang baik. Siswa mampu mengenal konsep cuaca. Siswa mampu menyebutkan manfaat cuaca yang ada. Siswa mampu menceritakan pengalaman mereka bermain pada cuaca tertentu. Siswa mampu menyanyikan lagu/syair bertema hujan atau cuaca yang lain. Siswa mampu membuat karya yang berhubungan dengan cuaca. Siswa mampu belajar membaca, menulis dan berhitung sederhana dengan melalui tema cuaca. Untuk Mengembangkan Kecerdasan dan Karakter Siswa, Anda bisa Mengajak Siswa Membaca Buku Cetak (Dongeng, Kisah Nabi, dan Aktivitas Anak) karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio. Silakan klik DI SINI. C. Deskripsi Kegiatan Siswa menonton video lagu : CIPTAAN TUHAN Siswa bersyukur atas anugerah Tuhan berupa cuaca yang baik di Indonesia. Siswa menyebutkan konsep cuaca. Siswa menyebutkan manfaat perbedaan cuaca bagi manusia dan makhluk lainnya. Siswa menceritakan pengalaman mereka bermain dalam berbagai cuaca. Siswa menyanyikan lagu/syair bertema cuaca, misalnya hujan. Siswa membuat karya yang berhubungan dengan tema cuaca / alam semesta. Siswa menuliskan kosakata baru yang berhubungan dengan cuaca / alam semesta. Siswa belajar matematika sederhana melalui tema cuaca / alam semesta. D. Kegiatan Harian 1. SOP Pembiasaan Rutin Harian Pada bagian ini anak didik diajak untuk melakukan SOP pembiasaan rutin harian, yaitu melakukan baris-berbaris di depan kelas, mengucapkan salam, mendaraskan doa, dan menyanyikan lagu mars sekolah. Siswa juga diajak untuk memeriksa kebersihan kuku, kebersihan gigi, kerapian rambut, dan kerapian pakaian. Salah satu referensi lagu pembuka kelas adalah lagu berjudul PELANGI Koleksi Lagu Anak (KOLAK) Tematik TK dan PAUD: Lengkap, Asyik, Ramah Anak 2. Kegiatan Pembuka Siswa menjawab pertanyaan pemantik tentang video yang ditonton, misalnya : Apa hal menarik dari video yang baru saja ditonton? Siapa yang pernah melihat pelangi? Kapan pelangi ada? Apa warnanya? 3. Kegiatan Inti sesuai Kurikulum Merdeka Siswa membuat karya kreatif dan melakukan kegiatan edukatif yang berhubungan dengan cuaca : Bermain Aplikasi Gim “Pelajaran TK dan PAUD" : Media Bermain dan Belajar Karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio.   a. Membuat Craft : Membuat kolase bergambar daun. Melipat kertas berbentuk payung. Membuat karya anak berpayung. b. Bernyanyi Lagu : NAIK-NAIK KE PUNCAK GUNUNGLagu : ALAM YANG INDAH c. Lembar Kerja Anak Ajak siswa mengerjakan LKA yang bisa diunduh GRATIS. LKA Tema Cuaca 1 LKA Tema Cuaca 2 LKA Tema Cuaca 3 d. Cerita Cuaca Guru mengajak para siswa untuk berbicara dan bercerita tentang cuaca. Biarkan mereka mengamati dan menceritakan pengalamannya terkait cuaca. Ini dapat menjadi cara memperkenalkan konsep cuaca. e. Pencarian Warna di Alam Guru memilih satu warna tertentu setiap harinya dan mengajak mereka mencari objek atau benda di sekitar yang memiliki warna tersebut. Misalnya pada hari bercuaca cerah, mereka dapat mencari objek berwarna biru. f. Membuat Karya Seni Hujan Rintik-Rintik Guru mengajak para siswa untuk membuat stempel dari pelepah daun pisang. Siapkan cat warna untuk membuat rintik-rintik hujan. g. Menggambar Awan Guru mengajak para siswa untuk menggambar awan dengan bahan-bahan seperti kapas dan lain-lain. h. Cerita Bersama Tentang Hujan Guru membacakan cerita bergambar bersama-sama dan mengajak anak-anak membuat gambar atau sketsa diorama tentang berteduh saat hujan. i. Berkebun Mini Guru mengajak siswa untuk menanam tanaman pada pot kecil dan memperhatikan pertumbuhannya dan melihat bagaimana cuaca mempengaruhi pertumbuhannya. j. Mengamati Pohon Dan Dedaunan Guru mengajak para siswa mengamati bagaimana hembusan angin menggerakkan pepohonan dan dedaunan. k. Menggambar Awan Saat cuaca cerah, ajak para siswa untuk menggambar awan di langit. Menggunakan kapas dan cat air untuk menggambar awan yang sederhana. l. Permainan Air Saat cuaca cerah, guru mengajak siswa untuk bermain air di halaman sekolah. Mereka dapat bermain air dengan ember, bola air, atau bahkan "lomba" mengisi gelas dengan air. m. Menciptakan Cuaca dengan Gerakan Guru mengajak para siswa untuk membuat gerakan yang menunjukkan cuaca, misalnya gerakan tetes air hujan atau daun berguguran. n. Menonton Video Cerita Dongeng Riri : PUTRI KEMARAUDongeng Riri : Koleksi Dongeng Cerita Rakyat Nusantara. Baca jugaModur Ajar : Modul Ajar dan RPPH Paud - TK - Topik : Benda Langit, Alam Semesta - Kurikulum Merdeka 2024.Modul Ajar : Modul Ajar dan RPPH Paud - TK - Topik : Bunga, Tumbuhan - Kurikulum Merdeka 2024. 4. Kegiatan Circle Time Kegiatan interaktif, menyenangkan dan sederhana yang bisa dilakukan antara guru dan anak didik di luar jam pembelajaran ( misal saat break time ) yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka antara lain: a. Berdiskusi Guru bisa memberikan aneka pertanyaan dan instruksi pemantik diskusi antara lain: Bagaimana perasaanmu saat bermain dan belajar di sekolah? Siapa yang pernah bermain hujan-hujanan? Apa yang harus kamu kenakan saat musim hujan? Makanan apa yang kamu suka saat musim hujan? b. Beraktivitas Guru bisa meminta orang tua siswa untuk melakukan aktivitas bersama siswa, misalnya mengajak anak-anak untuk mendengarkan cerita.Berikut ini adalah beberapa aktivitas siswa yang bisa dilakukan bersama: Bermain gim edukasi: Pelajaran TK dan PAUD Belajar literasi numerik dengan gim edukasi Marbel Angka Bermain literasi dengan gim edukasi : Marbel Membaca. Memperagakan gerak lagu : Balonku. Semoga Modul Ajar dan RPPH dengan tema cuaca ini bermanfaat untuk menjadi panduan guru dalam mengajar anak-anak PAUD di Indonesia. Semangat mengajar, jaya selalu guru PAUD Indonesia! Sumber Referensi: 1. Freepik.com. (2022). Cute kid playing rainy [1] 2. Weareteachers.com. (2022). Best weather activities [2] 3. Kidsactivitiesblog.com. (2022). Weather activities and crafts [3]  

Senin, 05 Februari 2024 | Edukasi

Udara adalah salah satu dari subtema pembelajaran PAUD tema Air Udara Api. Dalam pembelajaran ini, anak-anak bisa belajar sambil melakukan aneka permainan yang menyenangkan. Meskipun udara tidak terlihat, tapi anak-anak PAUD akan diajak untuk memahami udara dengan melakukan aneka aktivitas yang bervariasi dan mengasyikkan untuk anak usia 2-3 tahun. 1. Bermain Gelembung Sabun Guru PAUD bisa menyediakan gelembung sabun yang aman, lembut, dan ramah untuk dimainkan oleh anak-anak. Pastikan bahan-bahan yang digunakan juga tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Biarkan anak-anak didik bermain dengan bahan cairan sabun, air, mangkuk, dan alat untuk membuat gelembung. Baca juga: Aktivitas Anak PAUD & TK Belajar Alam Semesta: Mencegah Polusi Udara RPPH / Modul Ajar PAUD Tema Air Udara Api Subtema Ciri dan Manfaat Udara 2. Mendongeng Tentang Angin Dalam cerita “Legenda Malin Kundang”, sang tokoh utama yang bernama Malin Kundang terombang-ambing di tengah lautan. Dengan mengamati cerita rakyat ini, anak-anak didik diajak untuk memahami betapa ganasnya angin bila bertiup sangat kencang dan di saat badai.   Koleksi Dongeng Menarik Lainnya bisa Diunduh pada Aplikasi RIRI (Cerita Anak Interaktif) 3. Melambai-Lambaikan Buku Ajak anak didik untuk melambai-lambaikan buku di depan temannya. Dan biarkan temannya tersebut merasakan sejuknya angin yang berhembus. Berikan penjelasan kepada anak-anak didik bahwa angin adalah udara yang bergerak. 4. Memainkan Layang-Layang Mini Bahan pembuatan layang-layang adalah kertas, bambu yang sudah dipotong sama panjang, perekat (lem kayu), benang, tali, dan pewarna (cat atau spidol). Siapkan bahan-bahan tersebut, dan bantu anak-anak didik dalam proses pembuatan dan menerbangkan layang-layang. 5. Bernyanyi Lagu Berjudul “Layang-Layang” Putarkan video lagu berjudul “Layang-Layang” dan ajak anak-anak didik bernyanyi bersama. “Bermain, bermain, bermain layang-layang…. “, anak-anak pasti suka! 6. Lembar Kerja Anak Tema Transportasi Udara Lembar Kerja Anak yang bisa diunduh gratis ini tersedia di platform Educastudio.com. Mintalah anak-anak didik mengerjakan lembar kerja tentang aneka kendaraan udara. Jelaskan kepada mereka tentang jenis-jenis kendaraan udara. Inilah contoh lembar kerja anak tema transportasi udara. Let's Fly Together Transportation Activity Pack 7. Melompat di Atas Balon Angin Siapkan sebuah balon udara besar. Ajak anak-anak didik untuk melompat di atas balon udara tersebut agar mereka bisa merasakan udara saat melakukan gerakan ini. 8. Bermain Kipas Angin Mini Ajak anak didik bermain dengan kipas angin untuk dihembuskan ke arah tebaran potongan kertas, dedaunan pada tumbuhan, dan benda-benda lain yang bisa diterbangkan angin. 9. Membuat Kreasi “Kendaraan Balon Udara” Tutorial pembuatan kendaraan balon udara bisa ditemukan pada link di bawah ini: a. Balon Udara 1 b. Balon Udara 2 10. Menyusun Puzzle segala Hal tentang Udara Beberapa bentuk puzzle tentang udara antara lain adalah awan, pesawat, balon udara, helikopter, layang-layang, dan lainnya. Jelaskan kepada anak-anak didik tentang manfaat dan berbagai manfaat lainnya. 11. Melakukan Tari “Bagian Pohon” “Menari, dan menari, tertiup angin sepoi-sepoi… .” Begitulah penggalan syair lagu berjudul “Bagian Pohon”. Ajak anak didik melakukan tarian dengan penuh suka cita dengan iringan lagu ini. 12. Gerak Lagu “Pak Pilot Bawa Aku Terbang” Lagu ini sangat asyik digunakan sebagai iringan gerak lagu bersama anak-anak didik. Apalagi saat anak-anak didik bernyanyi bagian syair lagu, “Pak pilot bawa aku terbang, melayang berkeliling dunia.” 13. Bermain dengan Media Video Ajak anak-anak didik mengamati video berjudul “Marbel Transportasi”. Mintalah mereka menemukan berapa jumlah transportasi udara yang ditemukan di dalam video ini. 14. Membuat dan Memainkan Kreasi Berbentuk Baling-Baling Kreasi berbentuk baling-baling bisa dibuat dengan bahan kertas karton (bahan pembuat baling-baling), penggaris (untuk mengukur dan memotong kertas dengan presisi), pensil (untuk membuat pola pada kertas), gunting (untuk memotong kertas / pola berbentuk baling-baling), pengencang (pin atau paku kecil), benang (untuk menggantung baling-baling). Baling-baling ini bisa dibuat dengan bantuan guru PAUD. Bila sudah jadi, ajak anak-anak didik untuk bermain bersama di tempat terbuka atau di depan hembusan angin yang berasal dari kipas angin. 15. Mengenalkan Konsep Udara Panas dan Udara Dingin Ajak anak-anak didik untuk merasakan hawa panas saat tangan berdekatan dengan api (lilin menyala) dan dingin (es batu). Saat melakukan aneka permainan di atas, pastikan guru PAUD selalu mendampingi anak-anak didik dan siap memberikan penjelasan dengan bahasa yang sederhana serta mudah dipahami anak-anak didik. Pastikan pula anak-anak didik bisa menikmati aneka permainan di atas. Sumber Referensi: 1. Weareteachers.com. (2022). Kindergarten science activities. [1] 2. Teachingexpertise.com. (2022). Classroom ideas air pollution activity [2]

Kamis, 07 Desember 2023 | Edukasi

Melalui aneka aktivitas yang menyenangkan, siswa belajar mengenal cuaca dengan angin sebagai subtopiknya. Siswa akan diajak untuk mengenal pengertian angin, manfaat angin, dan segala hal yang berhubungan dengan angin. Siswa bisa melakukan aneka aktivitas dan membuat karya edukatif.  A. Informasi Umum Semester : 1 Kelompok usia PAUD : 4-5 dan 5-6 Tahun Topik: Cuaca Subtopik : Mengenal Angin B. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu mensyukuri anugerah Tuhan berupa cuaca yang bersahabat. Siswa mampu mengenal konsep cuaca. Siswa mampu menyebutkan manfaat angin. Siswa mampu menceritakan pengalaman mereka bermain dengan memanfaatkan angin. Siswa mampu menyanyikan lagu/syair bertema angin. Siswa mampu membuat karya yang berhubungan dengan angin. Siswa mampu belajar membaca, menulis dan berhitung sederhana dengan melalui tema angin. Untuk Mengembangkan Kecerdasan dan Karakter Siswa, Anda bisa Mengajak Siswa Membaca Buku Cetak (Dongeng, Kisah Nabi, dan Aktivitas Anak) karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio. Silakan klik DI SINI.   C. Deskripsi Kegiatan Siswa menonton video lagu : BALONKU Siswa bersyukur atas anugerah Tuhan berupa angin yang sejuk yang bermanfaat untuk makhluk hidup. Siswa menyebutkan konsep cuaca dan angin. Siswa menyebutkan manfaat angin untuk kehidupan. Siswa menceritakan pengalaman mereka bermain dengan memanfaatkan angin. Siswa menyanyikan lagu/syair bertema angin. Siswa membuat karya yang berhubungan dengan angin. Siswa menuliskan kosakata baru yang berhubungan dengan angin. Siswa belajar matematika sederhana melalui tema angin D. Kegiatan Harian 1. SOP Pembiasaan Rutin Harian Pada bagian ini anak didik diajak untuk melakukan SOP pembiasaan rutin harian, yaitu melakukan baris-berbaris di depan kelas, mengucapkan salam, mendaraskan doa, dan menyanyikan lagu mars sekolah. Siswa juga diajak untuk memeriksa kebersihan kuku, kebersihan gigi, kerapian rambut, dan kerapian pakaian.Beberapa referensi lagu pembuka kelas adalah: Lagu : SEMANGAT Lagu : NENEK MOYANGKU SEORANG PELAUT Koleksi Lagu Anak (KOLAK) Tematik TK dan PAUD: Lengkap, Asyik, Ramah Anak 2. Kegiatan Pembuka Menonton video lagu : BERKIBARLAH BENDERAKU Siswa menjawab pertanyaan pemantik tentang video yang ditonton, misalnya :- Apa hal menarik dari video yang baru saja ditonton?- Mengapa bendera bisa berkibar-kibar ya?- Apa warna bendera Indonesia? Program Afiliasi Educa menawarkan penghasilan pasif, hanya dengan membagikan kode afiliasi yang kamu miliki. 3. Kegiatan Inti sesuai Kurikulum Merdeka Siswa membuat karya kreatif yang berhubungan dengan bunga : Gim “Pelajaran TK dan PAUD" : Media Bermain dan Belajar Karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio. a. Membuat Craft : Membuat lukisan yang mempresentasikan angin, menggunakan cat air yang beraneka warna. Membuat kolase bergambar Kincir Angin. Kreasi origami berbentuk kincir angin dan layang-layang. b. Bernyanyi Lagu : NENEK MOYANGKU SEORANG PELAUT Lagu : BALONKU c. Lembar Kerja Anak LKA : Lembar Kerja Anak bertema angin. LKA PAUD GRATIS dari Educa Studio: Edukatif dan Praktis d. Ekperimen Kertas Terbang Ajak siswa untuk membuat pesawat kertas dan terbangkan. Ajak siswa untuk melihat dan mengamati bagaimana angin mempengaruhi gerakan terbangnya. e. Menyimak Suara Angin Mengajak para siswa untuk melakukan kegiatan outdoor di tempat yang memungkinkan mereka mendengar suara angin. Merasakan bagiamana angin melewati kulit bagian tubuh mereka. f. Membuat Kincir Angin Membuat kincir angin kertas dan mengamati bagaimana angin mempengaruhi kecepatan gerakan kincir tersebut. g. Games Interaktif dan Edukatif Educa Marbel Cuaca Marbel Jam dan Waktu Marbel Sains h. Lomba Balon Angin Siapkan balon angin terbang dan ajak para siswa untuk berlomba melepaskan balon tersebut ke udara. Ajak siswa mengamati bagaimana angin mempengaruhi gerakan dan arah terbang balon-balon tersebut. i. Cerita Angin Membacakan cerita bergambar tentang angin dan diskusikan bagaimana angin menjadi kuat atau lembut. j. Bermain Layang-Layang Jika memungkinkan, ajak para siswa untuk bermain layang-layang sederhana di halaman sekolah atau di tempat terbuka lainnya. Ajak mereka mengamati bagaimana angin mempengaruhi gerak layang-layang. k. Mengamati Pohon Dan Dedaunan Mengajak para siswa mengamati bagaimana hembusan angin menggerakkan pepohonan dan dedaunan. l. Eksperimen Balon Panas Gunakan balon panas sederhana dan mengamati bagiamana hembusan angin menggerakkan, mengubah arah atau mengangkat balon tersebut. m. Mengukur Kecepatan Angin Jika memungkinkan, gunakan alat sederhana untuk mengukur kecepatan angin dan ajak siswa memahami konsep ini. j. Menonton Video Cerita Dongeng Riri : Putri Bulan dan Putri Matahari Dongeng Riri : Kaleng Ajaib dan Peri Awan Baca juga:Modur Ajar : Modul Ajar dan RPPH Paud - TK - Topik : Warna Pelangi, Fenomena Alam - Kurikulum Merdeka 2023.Modul Ajar : Modul Ajar dan RPPH Paud - TK - Topik : Manfaat Pohon Kelapa - Tumbuhan Ciptaan Tuhan - Kurikulum Merdeka 2023 4. Kegiatan Circle Time Kegiatan interaktif, menyenangkan dan sederhana yang bisa dilakukan antara guru dan anak didik di luar jam pembelajaran ( misal saat break time ) yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka antara lain: a. Berdiskusi Guru bisa memberikan aneka pertanyaan dan instruksi pemantik diskusi antara lain: Bagaimana perasaanmu saat bermain dan belajar di sekolah? Siapa suka bermain kincir angin? Apakah kalian pernah melihat balon udara? Balon warna apa kesukaan kalian? b. Beraktivitas Guru bisa meminta orang tua siswa untuk melakukan aktivitas bersama siswa, misalnya mengajak anak-anak untuk mendengarkan cerita. Berikut ini adalah beberapa aktivitas siswa yang bisa dilakukan bersama: Bermain gim edukasi: Marbel Pelajaran TK dan PAUD Belajar literasi numerik dengan gim edukasi Marbel Bermain literasi dengan gim edukasi : Marbel Membaca. Memperagakan gerak lagu : Balonku. Semoga Modul Ajar dan RPPH dengan topik "Angin" ini bermanfaat untuk menjadi panduan guru dalam mengajar anak-anak PAUD di Indonesia. Semangat mengajar, jaya selalu guru PAUD Indonesia! Program Afiliasi Educa Studio menawarkan penghasilan pasif, hanya dengan membagikan kode afiliasi yang kamu miliki. Kamu secara otomatis akan mendapatkan komisi saat pengguna melakukan pembelian berlangganan di aplikasi Marbel TK PAUD, Riri, ataupun Kabi menggunakan kode afiliasimu, lho! Sumber Referensi: 1. Freepik.com. (2022). Excited adorable black haired girl holding pinwheel running grass park [1] 2. Carrotsareorange.com. (2022). Air science activities for preschoolers [2] 3. Kidescience.com. (2022). Fun science air experiments for kids [3]  

Rabu, 01 November 2023 | Parenting

Dilansir dari Dataindonesia.id, kota Jambi tercatat menjadi kota dengan polusi udara atau kualitas udara terburuk di Indonesia pada hari Selasa, tanggal 3 Oktober 2023. Data ini dicatat pada pukul 11.00 WIB. Tingkat AQI di Kota Jambi yang dapat 196, dan digolongkan pada kondisi udara yang tidak sehat. Mengedukasi Si Kecil yang berusia dini tentang pencegahan polusi udara adalah hal yang penting, karena mereka generasi muda yang akan mewarisi bumi Indonesia ini. Inilah beberapa cara untuk memberikan pelajaran kepada Si Kecil tentang cara mencegah polusi udara yang kian merajalela. KABI (Kisah Nabi): Media Belajar Aneka Karakter Mulia kepada Si Kecil Berbasis Islami 1. Memberikan Pengetahuan tentang Polusi Udara Ayah dan Bunda bisa mengajarkan hal ini dengan media-media menarik, misal: Menonton Video Dongeng berjudul “Misteri Api di Hutan”Video Dongeng Fabel ini menceritakan tentang kisah para penghuni hutan yang merasa sedih karena bencana kebakaran hutan yang terjadi. Jelaskan kepada Si Kecil bahwa asap yang dihasilkan dari kebakaran bisa menyebabkan terjadinya polusi udara. Media Lagu Berjudul “Alat Transportasi”Ajaklah Si Kecil menyanyikan lagu ini, lalu jelaskan kepada Si Kecil bahwa kendaraan-kendaraan bermotor adalah penyebab terjadinya polusi udara. Media Video Narasi tentang Polusi UdaraKetiklah “Mengenalkan Polusi Udara pada Anak Kartun” atau kata kunci lain di mesin pencari Youtube. Maka akan muncul banyak video dengan animasi kartun yang menjelaskan tentang pengenalan polusi udara kepada anak. 2. Membersihkan Rumah sambil Berdiskusi Ajaklah Si Kecil mengamati sebuah ruangan di rumah yang jarang dibersihkan, misalnya di gudang. Mintalah pendapatnya tentang bagaimana kondisi udara di sana. Lalu, mintalah Si Kecil mengamati benda-benda di sana, terutama yang sudah dihinggapi debu. Saat membersihkan benda-benda yang berdebu, tentu debu-debu yang hinggap akan beterbangan. Jelaskan kepada Si Kecil akanpentingnya membersihkan benda-benda di rumah dengan kemoceng. Agar benda-benda tersebut bebas dari debu. 3. Mengajak Si Kecil Jalan Pagi Ajaklah Si Kecil jalan pagi di sekitar komplek. Mintalah Si Kecil menghirup udara segar di pagi hari. Saat kendaraan bermotor mulai berlalu-lalang, berikan pengertian kepada Si Kecil bahwa kendaraan bermotor adalah salah satu penyebab terjadinya polusi udara. Bepergian ke suatu tempat dengan cara berjalan kaki atau bersepeda adalah praktik baik demi mengurangi tingkat polusi udara dan sangat baik untuk kesehatan paru-paru serta seluruh tubuh. 4. Mengajak Si Kecil Bepergian dengan Menaiki Bus Bus adalah transportasi umum yang cukup efektif untuk mengurangi polusi udara. Karena bus bisa menampung puluhan hingga ratusan orang untuk berkunjung ke tempat-tempat tertentu. Jelaskan kepada Si Kecil bahwa di negara-negara besar, misalnya Jepang, Amerika, Eropa, dan Australia. Hal ini sangat penting untuk diketahui Si Kecil agar ia tidak merasa malu saat menaiki bus dan transportasi umum lainnya. 5. Menanam dan Merawat Bibit Pohon Ajaklah Si Kecil menanam bibit pohon, lalu mengedukasi tentang cara perawatannya. Jelaskan kepada Si Kecil bahwa pepohonan dan tumbuhan lainnya bermanfaat dalam menghasilkan udara segar di pagi hingga siang hari, dan bermanfaat pula untuk mengurangi polusi udara. Beberap jenis pohon yang aman untuk ditanam di pekarangan rumah antara lain: Pohon hias, misalnya pohon cemara, pohon bonsai, dan lainnya. Pohon buah-buahan kecil, misalnya pohon apel, jeruk, mangga, dan lainnya. Pohon berbatang tegak, misalnya pohon palem. 6. Praktik Hemat Energi Beberapa praktik hemat energi yang bisa dilakukan Si Kecil adalah: Mengatur waktu bermain game / gadget. Mematikan TV saat hendak tidur. Memperbanyak aktivitas no screen time. Jelaskan kepada Si Kecil bahwa listrik di rumah bersumber dari PLN yang beberapa diantaranya dibangkitkan oleh sumber energi berbahan bakar batubara atau gas alam yang bisa menyebabkan terjadinya polusi udara. Kembangkan Karakter Si Kecil agar Tumbuh Jadi Anak yang Baik bersama RIRI, Cerita Anak Interaktif   7. Menjadi Teladan yang Baik Ayah dan Bunda bisa memberikan contoh yang baik kepada Si Kecil. Bagaimana caranya? Menggunakan lampu tidur saat hendak istirahat di malam hari. Tidak membakar sampah di sekitar rumah. Rajin berolahraga jalan atau bersepeda pagi. Berhaya hidup sehat dengan tidak merokok. Teladan berupa perilaku hidup hemat, akan dilihat Si Kecil setiap hari. Si Kecil akan lebih cepat belajar dan mencontoh teladan dari Ayah dan Bunda. 8. Mengajak Berdiskusi yang Berhadiah Berikan pertanyaan kepada Si Kecil, misalnya: Apa penyebab polusi udara? Bagaimana cara mencegah atau mengurangi polusi udara? Apa akibat dari menghirup udara yang kotor? Ayah dan Bunda bisa memberikan hadiah-hadiah menarik bila Si Kecil berhasil menjawab setiap pertanyaan. 9. Mengajak Si Kecil di Acara-Acara Edukatif tentang Lingkungan Beberapa acara yang sering di diadakan dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan antara lain: Kampanye penanaman sejuta pohon. Seminar tentang pengolahan sampah plastik. Acara menjelajah alam sambil merawat hutan. Workshop praktis tentang cara daur ulang sampah / pembibitan tanaman. Akan lebih baik lagi bila di acara-acara tersebut pihak panitia juga ramah plus aman untuk diikuti anak-anak dan melibatkan anak-anak untuk terlibat aktif. 10. Mengenalkan Prinsip 3R (Reduce, Recycle, dan Reuse) Permasalahan sampah juga sangat erat kaitannya dengan polusi udara. Beberapa orang memilih menyingkirkan sampah dengan cara membakarnya. Sampah yang dibuang di sungai bisa sampai ke laut dan mengakibatkan terjadinya pemanasan global. Pemanasan global bisa menurunkan kualitas udara segar. Pemanasan global dapat meningkatkan suhu udara, yang dalam beberapa kasus dapat menghasilkan peningkatan polusi udara di kota-kota. Peningkatan suhu dapat meningkatkan pembentukan ozon di permukaan dan meningkatkan laju polutan. Jadi, sangatlah penting untuk mengenalkan kepada Si Kecil cara mengelola sampah dengan prinsip 3R ini, yaitu mengurangi penggunaan benda-benda yang bisa menjadi sampah, mendaur ulang limbah agar menjadi produk baru, dan menggunakan ulang limbah agar tetap bermanfaat. Mengedukasi Si Kecil tentang cara mencegah polusi udara bisa mengembangkan sikap empati pada sesama, peduli pada kesehatan lingkungan alam, dan bertanggung jawab pada kelestarian bumi kita. Semoga bermanfaat! Sumber Referensi: 1. Freepik.com. (2022). Kids school during covid concept  [1] 2. Dataindonesia.id. (2022). 8 Kota indonesia dengan polusi udara tertinggi [2]